PC Daur Ulang Plastik

Jakarta – Lenovo mengumumkan ThinkCentre M57/M57P ‘Eco’ ultra small desktop PC, yang diklaim menjadi PC desktop pertama yang menerima sertifikasi Green Guard.

ThinkCenter M57/M57P mendapat peringkat EPEAT Gold, Energy Star 4.0 dan merupakan ThinkCenter pertama dengan materi daur ulang dari plastik barang konsumen.

“Kami dengan bangga menyatakan bahwa ThinkCenter M57/M57P adalah desktop pertama yang memenuhi standar untuk emisi kimia,” kata Carl Smith, CEO Green Guard Environmental Institute dalam rilisnya.

Mendapatkan sertifikasi Green Guard, berarti Think Center M57/ M57P telah diuji dengan 2000 emisi kimia yang berbeda. Green Guard Environmental Institute sendiri telah memberikan sertifikasi ke lebih dari 150 ribu produk dan bahan-bahan untuk emisi dari komponen organik yang tidak stabil serta bahan kimia lainnya.

Prediksi IDC, pengiriman ultra small form factor global akan tumbuh 37,9 persen antara tahun 2008 dan 2011. Jadi kebutuhan untuk perangkat ‘kecil’ akan tetap tumbuh.

Produk yang dibanderol dengan harga US$ 1.066 ini juga menyediakan ThinkVantage Teknologi dari Lenovo. Dengan satu tombol, pengguna dijanjikan dapat menghilangkan virus, memperbaharui sistem, membersihkan hard drive dan mendapatkan bantuan sistem.

8 Kiat Mencegah Laptop Overheat

Jakarta – Insiden laptop meledak karena overheat (panas berlebih) belakangan ini seringkali terjadi. Tentunya kejadian ini membuat para pengguna laptop yang lain turut ketar-ketir.

Waspada memang penting, tapi jangan sampai kita menjadi paranoid. Untuk itulah, simak 8 kiat untuk menghindari terjadinya overheat pada laptop, seperti dikutip detikINET dari Laptop-overheating, Jumat (18/4/2008):

1. Bersihkan sistem ventilasi pada laptop dengan kompresor.
2. Selalu letakkan laptop di permukaan yang keras. Hindari meletakkan laptop di selimut, kain wool atau permukaan lembut lainnya yang dapat menghalangi angin dan pertukaran udara.
3. Matikan laptop sebelum memasukkannya ke dalam kotak/tas. Jika Anda tidak ingin mematikannya, atur laptop dalam kondisi hibernate. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya proses peningkatan panas. Jangan sekali-kali meletakkan laptop yang sedang beroperasi di tempat yang sempit, ini bisa meningkatkan panas.
4. Instal software monitoring, seperti SpeedFan, yang memungkinkan Anda untuk mengawasi dan memantau suhu prosesor, hard drive dan komponen lainnya.
5. Atur setting power untuk mencegah panas berlebih pada komponen seperti layar dan hard drive. Turunkan power secepatnya jika memang tidak dibutuhkan.
6. Anda juga bisa menggunakan pendingin laptop yang dapat mencegah panas berlebih.
7. Jika laptop Anda berpotensi mengalami overheat dan masih dalam masa garansi, jangan ragu untuk melaporkan keluhan Anda tersebut.
8. Jika Anda berencana membeli laptop baru, jangan gegabah! Telitilah dulu dengan seksama. Cari informasi tentang laptop model dan merek apa yang sering overheat, sehingga Anda tidak menyesal di kemudian hari.

(sumber:detikinet)

5 Jurus Bijak Berkomputer agar Bumi Tersenyum

Jakarta – Terkait dengan Hari Bumi yang jatuh setiap tanggal 22 April, tak ada salahnya kita turut berpartisipasi. Salah satu caranya adalah dengan memakai komputer secara bijak untuk menghemat sumber daya alam yang makin menipis pun juga menghemat biaya.

Caranya? Simak di tips dan trik detikINET berikut yang dikutip dari PCWorld, Senin (21/5/2008).

1. Hemat Kertas dan Tinta Printer

Anda bisa mengemat kertas misalnya dengan mencetak di dua sisi kertas. Selain itu teliti selalu sebelum mencetak untuk menghindari pengulangan. Anda juga bisa mengunduh software GreenPrint World untuk menghindari pemakaian tinta berlebihan.

2. Hentikan Pemakaian CD/DVD Berlebihan

Seringkali orang memakai CD dan DVD hanya untuk menyimpan data berukuran kecil saja dan membuang percuma kapasitas yang tersisa. Untuk itu, efektifkan pemakaian CD dan DVD sampai kapasitasnya penuh sebelum membeli yang baru.

3. Manfaatkan Pengatur Daya Komputer

Terkadang Anda lupa mematikan komputer misalnya karena ketiduran yang berarti boros listrik. Untuk itu manfaatkan pengatur daya komputer. Bagi pengguna Windows, segera klik Control Panel dan akses Power Options untuk mengatur daya sehingga komputer akan mati atau dalam keadaan hibernation
saat tak terpakai.

4. Matikan Saja

Segala macam perangkat pendukung komputer seperti monitor, printer atau scanner lebih baik langsung dimatikan jika sedang tak dipakai.

Hal yang sama juga bisa diterapkan bagi perangkat elektronik lain misalnya ponsel, PDA atau konsol game portabel untuk menghemat dan mengawetkan baterai. Jika baterai sudah penuh saat isi ulang, langsung cabut chargernya.

5. Maksimalkan Komputer Bekas

Seiring perkembangan teknologi, banyak konsumen bergonta ganti komputer dan perangkat elektronik. Untuk itu, barang elektronik bekas Anda sebaiknya terus dimanfaatkan misalnya dengan diberikan pada saudara, didaur ulang atau untuk tukar tambah.
(sumber:detikinet)

40 Persen Orang Eropa Gaptek Internet

Brussel – Selama ini, Eropa dikenal sebagai rumah dari negara-negara yang paling melek internet di dunia. Namun ternyata, sebuah data dari Komisi Eropa mengungkap fakta yang cukup mengejutkan. Banyak warga di negara Uni Eropa yang masih belum tersentuh internet.

Seperti dikutip detikINET dari International Herald Tribune, Senin (21/4/2008), sebanyak 40 persen warga Uni Eropa dikatakan belum pernah sama sekali menyentuh dunia internet. Negara asalnya pun bermacam-macam.

Sekitar dua per tiga warga Rumania, Bulgaria dan Yunani dilaporkan sama sekali asing dengan dunia online. Sementara di sisi lain, internet telah menjadi makanan sehari-hari bagi hampir semua warga Denmark dan Belanda.

Terkait masalah ini, Komisi Eropa menyalahkan pemerintah-pemerintah di benua biru tersebut yang dinilai tidak cukup membuka pasar bagi persaingan luas, yang dapat menurunkan harga akses broadband sehingga lebih banyak orang berkesempatan menjelajah dunia maya.

Tarif internet di negara-negara Eropa memang sangat beragam. Khusus di negara-negara Eropa Timur, tarif internet dikatakan lebih mahal ketimbang wilayah Eropa lainnya.

Di Slovakia misalnya, konsumen harus membayar sedikitnya US$ 77 atau setara dengan Rp 708 ribu untuk akses broadband dengan kecepatan download 1 Megabit/detik. Sementara di Negara Kincir Angin Belanda, harga internet mulai dari US$ 22 atau sekitar Rp 202 ribu.

(sumber:detikINET)

10 Virus Ponsel Baru Gentayangan di 2008

Selasa, 22/04/2008 09:34WIB

Inggris – Perangkat bergerak (mobile) seperti ponsel makin hari makin terancam virus berbahaya. Menurut kepala pengembangan bisnis di perusahaan pengawas program jahat Adaptive Mobile, Simeon Coney, telah terjadi transisi yang nyata dari ranah online ke ranah mobile.

Para pembuat program jahat membuat virus semacam trojan untuk mencari untung besar. Dikutip detikINET dari BBC, Selasa (22/4/2008), perkembangan program jahat di ranah mobile semakin masif.

Simon Heron, Managing Director Biro Keamanan Network Box, mengatakan sejauh ini sudah ada sekitar 10 trojan dan virus ponsel baru di tahun 2008. Program jahat untuk ponsel sendiri saat ini sudah ada sekitar 400 varian dan kebanyakan menyerang sistem operasi Symbian yang memang dominan di pasaran handset.

Memang jumlah itu masih relatif kecil dibanding virus komputer, namun bukan berarti kerugiannya juga kecil. Vendor keamanan F-Secure pernah menemukan kasus di mana sebuah operator dengan 14 juta pelanggan, terdeteksi punya 8000 pelanggan yang handsetnya terkena virus.

Akibatnya, 450.000 MMS pun terkirim percuma gara-gara insiden itu. Masih menurut F-Secure, operator yang punya sedikitnya 9 juta pelanggan, 5 persen dari trafk MMS-nya kemungkinan menghantarkan virus.

Pertumbuhan virus Trojan memang terus meningkat saja, misalnya yang mengekploitasi ponsel untuk mengirimkan SMS terus menerus ke nomor premium. Hal ini tentu amat merugikan karena tagihan pulsa pemilik yang terinfeksi akan melonjak.

Di samping itu, perkembangan pesan sampah atau spam di ponsel juga tak dapat diabaikan. Bahkan di negeri China, separuh pemakai ponsel dinyatakan menerima spam secara rutin setiap harinya. (sumber:detikinet)